google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E
Buku Tumpeng Indonesia Angkat Filosofi Kuliner Nusantara ke Panggung Global google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E -->

Menu Atas

Advertisement

Link Banner

Peta Covid

Buku Tumpeng Indonesia Angkat Filosofi Kuliner Nusantara ke Panggung Global

Minggu, 18 Januari 2026


INFOPBG.COM - Kekayaan kuliner Nusantara kembali mendapat sorotan melalui peluncuran buku Tumpeng Indonesia, sebuah karya dokumentatif yang merekam makna, filosofi, dan perkembangan tumpeng sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya bangsa.

Anggota DPR RI sekaligus pemerhati budaya, Fadli Zon, menilai buku ini memiliki peran strategis dalam memperkaya khazanah literatur budaya Indonesia. Menurutnya, setiap tradisi kuliner Nusantara menyimpan jejak sejarah dan kearifan lokal yang patut dipahami lintas generasi.

“Karya ini memperluas referensi publik mengenai kekayaan budaya bangsa dan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk memahami bahwa setiap tradisi kuliner Nusantara mengandung nilai historis serta kebijaksanaan leluhur,” ujar Fadli Zon.

Ia menambahkan, di tengah perubahan gaya hidup dan pola konsumsi masyarakat modern, dokumentasi kuliner yang sistematis menjadi penting sebagai jembatan antara tradisi dan generasi muda.

Buku Tumpeng Indonesia disusun dalam lima bab yang saling terhubung. Pembahasan diawali dengan pengenalan budaya dan filosofi tumpeng sebagai simbol nilai kehidupan masyarakat Indonesia. Selanjutnya, buku ini mengulas tumpeng dalam konteks warisan budaya dan posisinya dalam perkembangan gastronomi nasional.

Bab berikutnya mengupas keragaman tumpeng dari berbagai daerah di Indonesia, yang mencerminkan kekayaan tradisi lokal. Pembaca kemudian diajak melihat bagaimana tumpeng terus bertransformasi melalui berbagai kreasi modern tanpa meninggalkan makna dasarnya. Pada bagian akhir, buku ini menyoroti peran tumpeng dalam wisata gastronomi dan gastrodiplomasi sebagai media promosi budaya Indonesia di kancah internasional.

Karya ini ditulis oleh para anggota Indonesian Gastronomy Community (IGC) yang berasal dari beragam latar belakang keahlian. Di antaranya Prof. Murdijati Gardjito, Hindah Muaris, Ari Fadiati, Prof. Harijono Djojodihardjo, Arief Djoko Budiono, Fersita Rais-Abin, dan Shita Teviningrum.

Sebagai komunitas nirlaba, IGC secara konsisten berupaya memperkuat pemaknaan Indonesia melalui pelestarian kuliner Nusantara. Upaya tersebut dilakukan dengan menghargai nilai sejarah sekaligus membaca dinamika dan perkembangan kuliner di era modern.

Melalui buku ini, tumpeng tidak hanya diposisikan sebagai sajian tradisional, tetapi juga sebagai medium narasi budaya yang merepresentasikan jati diri bangsa Indonesia.

sumber https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/01/15/kuliner-nusantara-tumpeng-kini-diabadikan-dalam-buku-tumpeng-indonesia