INFOPBG.COM, PURBALINGGA - Warga Desa Bokol, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di aliran Sungai Serayu pada Kamis (18/6/2026) sore.
Korban pertama kali ditemukan oleh sejumlah warga yang tengah memancing di sekitar lokasi. Mereka melihat tubuh seseorang mengapung di tengah sungai sebelum akhirnya melakukan evakuasi ke tepi sungai dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Kemangkon AKP Heri Iskandar mengatakan, laporan penemuan mayat diterima sekitar pukul 15.11 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas Polsek Kemangkon segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
“Warga yang sedang memancing melihat tubuh manusia mengapung di tengah Sungai Serayu. Setelah dievakuasi ke pinggir sungai, kejadian itu langsung dilaporkan kepada polisi,” ujar Kapolsek.
Tim Inafis Polres Purbalingga bersama tenaga medis dari Puskesmas Kemangkon kemudian melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.
Polisi menduga korban meninggal akibat hanyut terbawa arus sungai sebelum akhirnya ditemukan oleh warga.
Saat ditemukan, korban tidak membawa identitas apa pun. Namun melalui proses identifikasi menggunakan sidik jari, petugas berhasil mengetahui identitas korban yang berinisial AS (25), warga Desa Dermasari, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga korban juga menyatakan tidak menghendaki autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi terkait hal tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Dermasari, Sukirman, menjelaskan bahwa korban merupakan warganya yang sejak kecil memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Menurutnya, korban diketahui baru kembali ke rumah sekitar 10 hari sebelumnya setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna melengkapi data terkait peristiwa tersebut.

