Intensitas hujan cukup tinggi pada hari senin, 16 Novmber hingga selasa, 17 November dini hari berimbas pada enam kecamatan di Kabupaten Banyumas terdampak tanah longsor dan banjir.
Titik Puji Astuti, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banyumas mengatakan dari keenam kecamatan yang terdampak banjir dan longsor akibat guyuran hujan antara lain Kemranjen, Sumpiuh, Tambak, Purwojati, Lumbir dan Gumelar.
Empat orang dinyatakan hilang akibat tertimbun tanah lognsor di Desa Panjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh. Dari keempat orang tersebut satu diantaranya berhasil di temukan namun nahas keadaan korban sudah tidak bernyawa.Tanah longsor juga menewaskan satu warga Desa Bogangin Kecamatan ..
Hingga saat ini, masih dilakukan pendataan lebih lanjut. Petugas saat ini pun masih berada di lapangan bersama dengan para relawan serta aparat TNI-Polri Banyumas. Basarnas menuju Banjarpanepen dan Sat Sabhara menuju Desa Bogangin.
Langkah awal yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas adalah menyiapkan berbagai logistik yang juga merupakan bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum untuk keperluan warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Selain untuk para warga juga di sediakan pula untuk para petugas serta relawan yang turut serta membantu turun ke lapangan.

