INFOPBG.COM, PURBALINGGA - Nasib nahas menimpa dua warga Bukateja, salah satunya meninggal dunia akibat sambaran petir dan tertimpa tembok pada Jumat (22/1/2021). Korban tersambar petir bernama Achmad Mujamil (60) warga Desa Majasari, Bukateja Purbalingga yang ditemukan oleh Suroso (55) sekitar pukul 14.45 WIB.
Kapolsek Bukateja Iptu Wartono mengatakan korban sudah dalam keadaan tergeletak di sekitar persawahan desa setempat. Oleh warga korban dilarikan ke rumah sakit dan melaporkan kejadian ke Polsek Bukateja.
Korban dinyatakan sudah meninggal saat dilakukan pemeriksaan di rumah sakit. Diduga saat beraktifitas di lokasi persawahan korban tersambar petir, pasalnya korban mengalami sejumlah luka bakar. Pada saat kejadian juga cuaca mendung.
Saksi mengatakan sebelum kejadian korban tengah menggarap sawah, namun karena cuaca mendung korban berniat pulang. Sedangkan petani lain masih berada di sawah. Saat itu terdengar suara petir, namun tidak ada yang menyangka petir itu menyambar korban hingga akhirnya korban ditemukan sudah tergeletak.
Korban tertimpa tembok pagar rumah yakni Chamdani (46) warga Desa Karang Cengis Bukateja Purbalingga saat bekerja memindahkan pasir di salah satu rumah warga Desa Cipawon RT 5 RW 4 Bukateja dan masih kerabatnya (22/1).
Kapolsek Bukateja Iptu Wartono menjelaskan, saat kejadian korban sedang bersama dua anaknya untuk memindahkan pasir yang akan digunakan untuk pembangunan rumah. Korban tertimpa bangunan pagar yang tiba-tiba roboh saat sedang bekerja.
Korban tertimpa tembok dalam posisi tengkurap, setelah kejadian korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak terselamatkan.
Kapolsek menjelaskan dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, tembok dengan ukuran 3 x 13 meter yang terbuat dari batu bata ini roboh akibat sudah lapuk. Selain itu konstruksi pondasi hanya numpang dan diketahui sudah serusia kurang lebih 20 tahun.


