google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E
Festival Kentongan Buka Rangkaian Hari Jadi ke-195 Purbalingga, Konsep Arena Melingkar Sita Perhatian Publik google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E -->

Menu Atas

Advertisement

Link Banner

Peta Covid

Festival Kentongan Buka Rangkaian Hari Jadi ke-195 Purbalingga, Konsep Arena Melingkar Sita Perhatian Publik

Minggu, 14 Desember 2025


INFOPBG.COM, Purbalingga - Festival Kentongan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purbalingga sukses digelar di Alun-alun Purbalingga, Sabtu (13/12/2025). Mengusung konsep baru yang lebih inklusif dan berkarakter, kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya yang terpusat di kawasan simpang tiga SMP Negeri 1 Purbalingga, tahun ini festival dipindahkan ke jantung kota dengan memanfaatkan ruang terbuka alun-alun. Panitia menerapkan konsep arena pertunjukan melingkar, memungkinkan penonton menikmati sajian seni dari berbagai sisi.

Sejak sore hari, ribuan warga telah memadati area alun-alun. Dengan tertib, masyarakat duduk mengelilingi arena pertunjukan. Tata panggung yang terbuka membuat alunan irama kentongan, gerak tari, hingga visual artistik dapat tersaji lebih dekat dan menghadirkan suasana pertunjukan yang hidup serta membumi.

Sebanyak 10 grup kentongan asal berbagai wilayah di Kabupaten Purbalingga ambil bagian dalam festival ini. Masing-masing grup menampilkan konsep pertunjukan yang mengangkat tema kebangsaan dan kekhasan daerah, mulai dari destinasi wisata unggulan seperti Goa Lawa (Golaga), isu ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan, hingga sosok Jenderal Soedirman sebagai simbol perjuangan dan kebanggaan masyarakat Purbalingga.

Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif mengatakan, kentongan merupakan bagian penting dari sejarah dan budaya yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, festival ini tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga sarana untuk mengembangkan potensi seni budaya daerah.

“Ke depan, harapannya tidak hanya kentongan yang kita angkat dalam bentuk festival, tetapi juga kesenian dan kebudayaan lainnya. Yang terpenting adalah bagaimana seni budaya tersebut dikemas secara menarik agar diminati masyarakat luas, termasuk dari luar daerah,” ujar Fahmi didampingi Wakil Bupati Dimas Prasetyahani.

Festival Kentongan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purbalingga. Pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan, di antaranya Pawai Budaya yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Desember 2025.

Selain itu, rangkaian perayaan akan dilanjutkan dengan Purbalingga Music Festival pada 27 Desember 2025. Acara tersebut direncanakan menghadirkan tiga artis nasional serta sejumlah musisi lokal. Salah satu artis nasional yang dijadwalkan tampil adalah Vierra.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Sadono, menjelaskan bahwa Festival Kentongan digelar sebagai wadah ekspresi kreativitas sekaligus upaya konkret pelestarian budaya lokal.

“Melalui festival ini, kami ingin memberikan ruang bagi para pelaku seni untuk berekspresi, sekaligus memastikan budaya kentongan tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” katanya.

Pada ajang ini, grup Brahmasta asal Wirasana yang merupakan pendatang baru berhasil meraih juara pertama. Posisi juara kedua ditempati oleh grup Kalika Laras dari Kalikajar, sementara juara ketiga diraih oleh Irama Sabuk Wulung dari Kaligondang.

Untuk kategori juara harapan, Harapan I diraih oleh Natural Tone dari Purbalingga Kota, Harapan II oleh Kolokathung dari Wirasana, dan Harapan III oleh Kridha Kukila dari Purbalingga Kulon. Para pemenang berhak menerima piala dan uang pembinaan dengan total nilai Rp12.250.000.