INFOPBG.COM, BANYUMAS - Proyek film berbahasa Jawa Ngapak berjudul Landasan, yang digarap sutradara sekaligus produser Bayu Skak, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Banyumas dan wilayah sekitarnya. Film bergenre komedi ini diproduksi oleh MD Pictures bekerja sama dengan Skak Studios dan direncanakan mengambil latar sejumlah lokasi di Kabupaten Banyumas.
Tingginya antusiasme warga lokal menjadi salah satu alasan utama Banyumas dipilih sebagai lokasi syuting. Hal tersebut terlihat sejak dibukanya pendaftaran open casting yang disambut respons besar dari masyarakat.
Bayu Skak mengungkapkan, dalam waktu kurang dari enam jam sejak pendaftaran dibuka, jumlah pendaftar sudah menembus angka seribu orang. Menurutnya, hal itu menunjukkan besarnya minat warga Banyumas untuk terlibat langsung dalam produksi film nasional.
“Antusiasme masyarakat Banyumas luar biasa. Ini di luar ekspektasi kami,” ujar Bayu Skak.
Ia mengaku senang sekaligus terharu melihat semangat warga yang ingin ikut berpartisipasi dalam film Landasan. Bayu Skak menilai, kehadiran produksi film di daerah menjadi kesempatan penting bagi talenta lokal yang selama ini harus mencari peluang ke industri perfilman di Jakarta.
Open casting film Landasan dijadwalkan berlangsung secara luring pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Convention Hall Menara Teratai, Purwokerto. Proses seleksi ini terbuka bagi warga lokal yang ingin menunjukkan kemampuan akting dan terlibat langsung dalam produksi film tersebut.
Melalui film Landasan, Bayu Skak berharap budaya serta bahasa Jawa Ngapak dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat nasional. Ia juga ingin membuka ruang yang lebih besar bagi warga Banyumas untuk mengekspresikan bakat mereka di industri kreatif, khususnya perfilman.
Tak hanya berdampak pada dunia hiburan, proyek film ini juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah. Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Bahrudin, menyebut produksi film Landasan sebagai bagian dari industri kreatif komersial yang memiliki nilai ekonomi nyata.
“Produksi film seperti ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga berkontribusi terhadap pergerakan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata daerah,” kata Bahrudin.
Pemerintah Kabupaten Banyumas pun menyatakan dukungan penuh terhadap proses produksi film tersebut. Dukungan diberikan mulai dari fasilitasi survei lokasi hingga pelaksanaan open casting. Diharapkan, kehadiran film Landasan mampu memperkenalkan Banyumas ke tingkat nasional sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif di daerah.

