google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E
Relawan Purbalingga Peduli Akhiri Masa Tugas di Dusun Kaliurip Dukuh, Tinggalkan Jejak Kepedulian google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E -->

Menu Atas

Advertisement

Link Banner

Peta Covid

Relawan Purbalingga Peduli Akhiri Masa Tugas di Dusun Kaliurip Dukuh, Tinggalkan Jejak Kepedulian

Senin, 23 Februari 2026


INFOPBG.COM, PURBALINGGA - Masa tanggap darurat bencana di Dusun Kaliurip Dukuh, Desa Serang, resmi berakhir pada Jumat, 20 Februari 2026. Sehari berselang, Sabtu (21/2/2026), Relawan Purbalingga Peduli menyampaikan pamit sekaligus menutup rangkaian pengabdian mereka di lokasi terdampak longsor dan banjir bandang.

Selama berada di lapangan, para relawan bersama warga bahu-membahu melakukan pembersihan material lumpur yang menutup rumah dan akses lingkungan. Tidak hanya fokus pada evakuasi dan pembersihan, relawan juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak serta mendukung kebutuhan relawan lokal yang turut bertugas.

Sebagai pusat koordinasi dan tempat beristirahat, didirikan Pos Medang yang menjadi titik kumpul relawan serta pegiat alam. Selain itu, kegiatan penghijauan dengan penanaman pohon dilakukan sebagai langkah awal pemulihan lingkungan pascabencana.

Menjelang akhir masa tugas, suasana kebersamaan terasa semakin hangat. Para relawan menggelar buka puasa bersama di Wisma Perhutani yang difungsikan sebagai Pos Gabungan Relawan. Momen tersebut menjadi simbol eratnya solidaritas antara relawan dan masyarakat setempat.

Koordinator relawan, Wijil Satrio Bagus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga Dusun Kaliurip Dukuh atas sambutan dan kebersamaan selama masa tanggap darurat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses pengabdian terdapat sikap atau tutur kata yang kurang berkenan.

“Kami pamit undur diri, namun semangat dan persaudaraan dari tempat ini akan selalu kami bawa pulang. Kami datang sebagai relawan, pulang sebagai saudara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala RW 5 Dusun Kaliurip Dukuh, Nurdianto, mengapresiasi kontribusi para relawan yang dinilai sangat membantu percepatan proses pembersihan dan pemulihan wilayah terdampak.

Peristiwa di Kaliurip Dukuh menjadi pengingat bahwa di tengah musibah, selalu tumbuh kekuatan dan kepedulian. Kolaborasi antara relawan dan masyarakat membuktikan bahwa semangat gotong royong tetap menjadi fondasi utama dalam menghadapi bencana.

Relawan boleh kembali, namun jejak solidaritas dan harapan yang ditinggalkan akan terus hidup di Dusun Kaliurip Dukuh.

We Stand with Purbalingga - From Prayer to Action.