google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E
Usai Pecat Jafri Sastra, PSIS Semarang Resmi Datangkan Angel Alfredo Vera sebagai Direktur Teknik google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E -->

Menu Atas

Advertisement

Link Banner

Peta Covid

Usai Pecat Jafri Sastra, PSIS Semarang Resmi Datangkan Angel Alfredo Vera sebagai Direktur Teknik

Selasa, 03 Februari 2026


INFOPBGSPORT - PSIS Semarang langsung mengambil langkah cepat untuk membenahi performa tim jelang putaran ketiga Pegadaian Championship musim 2025/26. Manajemen Laskar Mahesa Jenar secara resmi menunjuk Angel Alfredo Vera sebagai Direktur Teknik, Senin (2/2/2026) malam.

Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka pendek dan panjang klub setelah hasil kurang maksimal yang dialami PSIS dalam beberapa laga terakhir. Asisten Manajer PSIS Semarang, Reza Handhika, menegaskan bahwa kehadiran Alfredo Vera diharapkan mampu menyelaraskan arah permainan tim dengan pelatih kepala baru yang akan segera diumumkan.

“Penunjukan Alfredo Vera sebagai Direktur Teknik bertujuan untuk memperkuat fondasi teknis tim. Kami berharap filosofi dan visi permainan PSIS bisa lebih jelas dan konsisten, sehingga performa tim meningkat di putaran ketiga,” ujar Reza dalam pernyataan resmi klub.

Nama Angel Alfredo Vera bukan sosok asing di kancah sepak bola nasional. Pelatih berusia 53 tahun itu mengantongi lisensi UEFA Pro dan memiliki pengalaman panjang bersama sejumlah klub papan atas Indonesia, seperti Persipura Jayapura, Persebaya Surabaya, dan Madura United. Peran sebagai Direktur Teknik pun bukan hal baru baginya, setelah sebelumnya menduduki posisi serupa di Madura United pada musim 2025/26.

Penunjukan Alfredo Vera dilakukan tak lama setelah manajemen PSIS mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Jafri Sastra pada Sabtu (31/1/2026). Dengan pengalaman dan pemahaman mendalam terhadap sepak bola Indonesia, manajemen berharap Alfredo mampu membangun struktur teknis yang kuat serta membawa PSIS Semarang kembali ke jalur kompetitif.