INFOPBG.COM - Cara unik dilakukan seorang pemudik bernama Jeni Abdulrokhim. Pria asal Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten ini memilih pulang kampung ke Purbalingga, Jawa Tengah dengan mengayuh sepeda, bukan menggunakan bus atau kereta.
Jeni memulai perjalanannya pada Sabtu (14/3/2026) sore dari Rangkasbitung. Ia memperkirakan perjalanan ratusan kilometer tersebut akan memakan waktu sekitar empat hari, dan ditargetkan tiba di Purbalingga pada Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, mudik menggunakan sepeda memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan transportasi lainnya. Ia bisa menikmati suasana perjalanan sekaligus merasakan sensasi gowes jarak jauh, apalagi dilakukan saat bulan puasa.
Di sepanjang perjalanan, Jeni juga memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi dengan komunitas pesepeda di jalur yang dilaluinya, khususnya di jalur Pantura. Beberapa komunitas bahkan menyediakan tempat singgah bagi para goweser yang sedang melakukan perjalanan jauh.
Selain pengalaman seru, mudik dengan sepeda juga jauh lebih hemat biaya. Jeni mengaku tidak perlu mengeluarkan uang untuk bahan bakar. Pengeluaran utamanya hanya untuk makanan dan suplemen agar stamina tetap terjaga selama perjalanan. Bahkan, ia memperkirakan total biaya perjalanan tidak sampai Rp100 ribu, seperti pengalaman mudik bersepeda yang pernah ia lakukan sebelumnya.
Meski begitu, perjalanan jauh dengan sepeda tetap memiliki tantangan. Cuaca menjadi kendala terbesar, terutama ketika panas terik atau hujan turun di tengah perjalanan. Menurutnya, kondisi paling nyaman untuk gowes jarak jauh adalah saat cuaca mendung.
Sebelum berangkat, Jeni memastikan kondisi fisik dan sepeda sudah dipersiapkan dengan baik. Ia berharap perjalanan mudiknya berjalan lancar hingga sampai di Purbalingga dan bisa merayakan Lebaran bersama keluarga.

