INFOPBG.COM, Purbalingga - Peristiwa tragis menimpa seorang bocah berusia 4 tahun asal Desa Panusupan, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur saat menghadiri acara halalbihalal keluarga di wilayah Kabupaten Purbalingga.
Insiden tersebut terjadi di Dusun Trajumaya, RT 22/RW 09, Desa Pasunggingan, Kecamatan Pengadegan, pada Sabtu (21/3/2026) siang.
Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga, Revon Hapinindriat, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban sempat bermain di sekitar lokasi acara sebelum akhirnya mengalami musibah.
Menurut keterangan, sekitar pukul 13.30 WIB, korban bermain bersama saudaranya di halaman depan rumah yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi kegiatan keluarga. Tanpa disadari, korban menginjak penutup sumur yang terbuat dari asbes.
“Penutup sumur tidak mampu menahan beban, sehingga korban terjatuh ke dalam sumur dengan kedalaman kurang lebih 10 hingga 11 meter,” jelasnya.
Mengetahui kejadian itu, pihak keluarga bersama pemerintah desa segera menghubungi petugas terkait. Tim dari BPBD Purbalingga berkoordinasi dengan Damkar Pos Rembang serta Basarnas Unit Siaga SAR Banyumas untuk melakukan proses evakuasi.
Sebanyak lima personel BPBD diterjunkan ke lokasi guna melakukan penanganan. Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena kedalaman sumur dan kondisi lokasi yang cukup menyulitkan.
Setelah upaya pencarian selama lebih dari dua jam, korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 15.50 WIB. Namun, saat dievakuasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
“Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi lingkungan, khususnya keberadaan sumur yang tidak memiliki penutup aman, terlebih saat ada aktivitas keluarga yang melibatkan anak-anak.

