INFOPBG.COM, PURBALINGGA - Persibangga Purbalingga dipastikan menghadapi persaingan sengit pada babak delapan besar putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2026. Berdasarkan hasil drawing yang dilakukan PSSI pada Jumat (26/6/2026) malam, Laskar Jenderal Soedirman tergabung di Grup B bersama tiga tim yang memiliki kekuatan cukup merata.
Di fase ini, Persibangga akan berhadapan dengan Persinga Ngawi, PSN Ngada, dan Unaaha FC. Menariknya, dua dari tiga calon lawan tersebut datang dengan modal sebagai juara grup pada babak sebelumnya, sehingga persaingan menuju tiket promosi ke Liga 3 (Liga Nusantara) musim depan diprediksi berlangsung ketat.
Media Officer Persibangga, Priyanto, membenarkan hasil undian tersebut. Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini lokasi penyelenggaraan babak delapan besar masih belum diputuskan karena PSSI masih menunggu proses perizinan dari pihak keamanan.
Dengan komposisi grup yang cukup berat, Persibangga dituntut tampil konsisten dan memaksimalkan setiap pertandingan demi menjaga asa melangkah ke semifinal sekaligus mengamankan peluang promosi. Dukungan penuh dari para suporter diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi Laskar Jenderal Soedirman dalam menghadapi tantangan besar di fase krusial ini.
Di fase ini, Persibangga akan berhadapan dengan Persinga Ngawi, PSN Ngada, dan Unaaha FC. Menariknya, dua dari tiga calon lawan tersebut datang dengan modal sebagai juara grup pada babak sebelumnya, sehingga persaingan menuju tiket promosi ke Liga 3 (Liga Nusantara) musim depan diprediksi berlangsung ketat.
Media Officer Persibangga, Priyanto, membenarkan hasil undian tersebut. Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini lokasi penyelenggaraan babak delapan besar masih belum diputuskan karena PSSI masih menunggu proses perizinan dari pihak keamanan.
Dengan komposisi grup yang cukup berat, Persibangga dituntut tampil konsisten dan memaksimalkan setiap pertandingan demi menjaga asa melangkah ke semifinal sekaligus mengamankan peluang promosi. Dukungan penuh dari para suporter diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi Laskar Jenderal Soedirman dalam menghadapi tantangan besar di fase krusial ini.

