google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E
Gubenur Jawa Tengah Usulkan Penambahan Kouta Orang yang di Vaksin google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E -->

Menu Atas

Advertisement

Link Banner

Peta Covid

Gubenur Jawa Tengah Usulkan Penambahan Kouta Orang yang di Vaksin

Selasa, 19 Januari 2021


INFOPBG.COM, SEMARANG - Pelaksanaan Vaksinasi terhadap sejumlah tenaga kesehatan di Jawa Tengah berjalan dengan lancar. Sebanyak 8 orang mengalami KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) dari 1.900an orang tenaga kesehatan yang divaksin.

Gubernur Jawa Tengah mengatakan kipi yang dialami 8 orang tersebut tidak parah, mereka hanya pegal-pegal, ngantuk dan sekarang sudah membaik. Ia juga meminta kepada tenaga kesehatan agar program vaksinasi gelombang pertama ini di percepat, dan ia mengusulkan penambahan kuota orang yang di vaksin. hal ini penting untuk mengantisipasi datangnya vaksin gelombang berikutnya.

Jika sebelumnya layanan kesehatan seperti Puskesmas dan rumah sakit dibatasi melakukan vaksinasi 45 orang per hari, maka ia meminta adanya penambahan. Ia meminta targetnya vaksinasinya di Puskesmas bisa 50 orang per hari sedangkan rumah sakit bisa 200 orang per hari.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan, sudah ada 1.900an tenaga kesehatan yang sudah divaksin saat ini dan masih terus bertambah karena proses vaksin di Jawa Tengah masih berjalan. Ia menambahkan para tenaga kesehatan yang sudah terdaftar akan mendapatkan jadwal vaksinas dimana, jam berapa itu sudah diatur. Ia juga membenarkan jika Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta dirinya melakukan percepatan, untuk itu pihaknya berkonsultasi dengan Kementerian Kesehatan.

Seluruh Indonesia diatur oleh sistem aplikasi dan membatasi tiap hari masing-masing faskes hanya melayani 45 orang. Namun dari koordinasi, intinya bisa ditambah dan mudah-mudahan pertengahan Februari tenaga kesehatan bisa selesai di vaksinasi pada gelombang pertama dari awal target akhir Februari.