google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E
Derby Ngapak di Stadion Satria Purwokertk 11 Januari, Supporter Persibangga Dilarang ke Stadion google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E -->

Menu Atas

Advertisement

Link Banner

Peta Covid

Derby Ngapak di Stadion Satria Purwokertk 11 Januari, Supporter Persibangga Dilarang ke Stadion

Kamis, 08 Januari 2026


INFOPBG.COM, PURBALINGGA - Laga sarat gengsi bertajuk derby ngapak akan kembali tersaji saat Persibangga Purbalingga menantang Persibas Banyumas di Stadion Satria Purwokerto, Minggu (11/1/2026). Di balik panasnya rivalitas dua tim Ngapak Raya, seluruh pihak diingatkan bahwa persaingan cukup berlangsung di atas lapangan selama 2×45 menit.

Seiring pertandingan tersebut, suporter Persibangga diminta untuk tidak hadir langsung ke stadion. Kebijakan ini diterapkan demi menjaga keamanan dan kondusivitas laga yang selalu menyita perhatian publik sepak bola regional.

Ketua Umum Askab PSSI Purbalingga, Uut Triyas Yanuar, menegaskan bahwa larangan kehadiran suporter tim tamu merupakan bagian dari regulasi resmi kompetisi, bukan keputusan sepihak.

“Derby ini penuh gengsi, tapi rivalitas cukup di lapangan. Suporter tim tamu dilarang hadir sesuai Pasal 39 ayat (6) Regulasi Kompetisi Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026,” kata Uut, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, derby ngapak harus dimaknai sebagai pesta sepak bola masyarakat Banyumas Raya, bukan ajang adu emosi antarsuporter. Karena itu, kedewasaan dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci utama kelancaran pertandingan.

Uut mengajak seluruh pendukung Persibangga, mulai dari Braling Mania, Braling Curva Nord, Southern Boys, hingga elemen suporter lainnya untuk menunjukkan dukungan secara elegan dengan menyaksikan pertandingan dari rumah.

“Dukung Persibangga dengan cara yang aman dan bermartabat. Rivalitas hanya 2×45 menit, selebihnya kita tetap satu saudara ngapak,” ujarnya.

Dukungan jarak jauh dapat disalurkan melalui siaran langsung pertandingan yang disediakan oleh kanal YouTube Dinkominfo Purbalingga, sehingga atmosfer derby tetap terasa tanpa harus datang ke stadion.

Meski bermain di kandang lawan, Persibangga tetap menatap laga dengan penuh optimisme. Modal dua kemenangan beruntun di awal kompetisi menjadi suntikan kepercayaan diri bagi skuad asuhan Imran Amirullah.

“Persibas tentu tim kuat dan sedang dalam tren positif. Namun kami berharap Persibangga bisa tampil disiplin dan setidaknya membawa pulang poin,” ungkap Uut.

Catatan pertemuan terakhir yang berpihak pada Persibangga juga menjadi motivasi tambahan. Namun Uut menegaskan, sejarah tidak akan berarti tanpa kerja keras di lapangan.

“Kami tidak ingin terlena. Pemain harus fokus, kompak, dan berjuang maksimal sepanjang pertandingan,” tegasnya.

Ia berharap derby ngapak kali ini bisa menjadi contoh rivalitas sehat, di mana tensi tinggi tetap dibingkai sportivitas dan saling menghormati.

“Sepak bola itu pemersatu. Menang atau kalah, yang terpenting pertandingan berjalan aman, fair, dan menghibur,” pungkasnya.

sumber https://radarbanyumas.disway.id/purbalingga/read/148909/tandang-ke-banyumas-suporter-persibangga-dilarang-hadir-ke-stadion-satria