INFOPBG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang sukses mengamankan tiga poin penting usai menundukkan Persela Lamongan dengan skor tipis 1-0 pada laga pekan ke-17 Liga Championship 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Jatidiri, Sabtu (24/1), berlangsung ketat dan sarat tensi, meski sepanjang laga berjalan relatif minim peluang.
Sejak menit awal, duel kedua tim cenderung monoton. Alur permainan lebih banyak terjadi di lini tengah, sementara upaya serangan dari masing-masing kubu kerap terhenti sebelum memasuki area berbahaya. Baik PSIS maupun Persela kesulitan menembus pertahanan lawan yang tampil disiplin.
Situasi berubah pada menit ke-31. PSIS Semarang harus bermain dengan 10 pemain setelah Safna Delpi diganjar kartu kuning kedua. Ia dinilai melakukan pelanggaran keras terhadap Jhon Mena yang tengah melancarkan serangan ke jantung pertahanan Laskar Mahesa Jenar.
Unggul jumlah pemain, Persela Lamongan meningkatkan intensitas serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke lini belakang PSIS. Namun, solidnya organisasi pertahanan tuan rumah membuat setiap peluang Persela mampu dipatahkan. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, justru PSIS yang mampu memecah kebuntuan. Pada menit ke-54, Octavio tampil sebagai pembeda lewat penyelesaian akhir yang klinis, menggetarkan gawang Persela dan membawa PSIS unggul 1-0. Gol tersebut langsung membakar semangat pemain dan suporter, membuat Stadion Jatidiri yang semula senyap berubah menjadi gemuruh.
Setelah gol tercipta, laga berlangsung semakin panas. Kedua tim saling jual beli serangan dan tak jarang terjadi benturan keras. Wasit pun harus mengeluarkan sejumlah kartu kuning untuk meredam tensi, di antaranya untuk Maulana A (menit 55), Rafinha (menit 77), serta Saputra H yang menerima dua kartu kuning di masa injury time, menit 90+2 dan 90+6.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan PSIS Semarang atas Persela Lamongan.
Meski meraih kemenangan, PSIS Semarang masih tertahan di peringkat ke-9 klasemen Grup B dengan koleksi 11 poin dari 17 pertandingan, hasil dari 3 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 12 kekalahan. Sementara itu, Persela Lamongan tetap berada di posisi ke-6 klasemen dengan 26 poin, mengantongi 7 kemenangan, 5 kali seri, dan 5 kekalahan.
Kemenangan ini menjadi suntikan moral penting bagi PSIS Semarang yang tampil penuh determinasi, meski harus berjuang dengan keterbatasan jumlah pemain hampir sepanjang pertandingan.

