INFOPBG.COM, PURBALINGGA - Persibangga Purbalingga mengawali perjuangannya di babak 64 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 dengan hasil menggembirakan. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga, Sabtu (30/5/2026) sore WIB, Laskar Jenderal Soedirman berhasil mengamankan kemenangan 1-0 atas Sylva Kalteng FC dalam laga perdana Grup D.
Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh gelandang Persibangga, Aziz Briantoro, pada menit ke-59 melalui eksekusi penalti yang tak mampu dihentikan kiper lawan. Gol itu sekaligus memastikan tiga poin penting bagi tuan rumah dalam upaya mereka melangkah ke babak berikutnya.
Pelatih Persibangga, Agus Yuniardi, menyampaikan rasa syukur atas kemenangan yang diraih timnya. Menurutnya, hasil positif pada laga pembuka menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
"Kami bersyukur bisa mendapatkan tiga poin di pertandingan pertama. Sebenarnya ada beberapa peluang yang seharusnya bisa menjadi gol, tetapi mungkin para pemain masih merasakan ketegangan karena ini laga perdana," ujar Agus dalam konferensi pers usai pertandingan.
Ia menilai para pemain telah menunjukkan semangat juang yang tinggi sepanjang pertandingan. Meski demikian, tim pelatih tetap akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek permainan, terutama efektivitas penyelesaian akhir yang masih perlu ditingkatkan.
"Saya mengapresiasi seluruh pemain yang sudah bekerja keras. Ke depan kami akan memperbaiki beberapa kekurangan agar performa tim semakin baik pada pertandingan berikutnya," tambahnya.
Senada dengan sang pelatih, kapten Persibangga Andre Putra mengakui bahwa timnya belum tampil sepenuhnya lepas. Faktor tekanan dan atmosfer pertandingan perdana di kompetisi nasional disebut masih memengaruhi performa beberapa pemain.
Meski begitu, Andre optimistis kemenangan atas Sylva Kalteng FC akan meningkatkan kepercayaan diri tim untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.
"Kami menyadari masih ada kekurangan yang harus diperbaiki. Namun pada pertandingan berikutnya kami akan berusaha tampil lebih maksimal dan menjalankan instruksi pelatih dengan lebih baik," kata Andre.
Di kubu lawan, pelatih Sylva Kalteng FC, Aji Rendra Gunawan, mengakui keunggulan Persibangga. Namun ia menilai anak asuhnya mampu memberikan perlawanan yang seimbang meski bermain di kandang lawan.
"Bermain tandang tentu tidak mudah. Kami menerapkan strategi yang lebih berhati-hati, tetapi tetap bisa menciptakan beberapa peluang yang cukup berbahaya," ujar Aji.
Pelatih asal Palangkaraya tersebut menegaskan bahwa kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi timnya. Sylva Kalteng FC kini fokus memburu kemenangan pada dua laga tersisa demi menjaga peluang lolos dari fase grup.
"Kami akan mengevaluasi semua aspek, mulai dari pola permainan hingga pemahaman taktikal pemain. Dua pertandingan berikutnya harus kami maksimalkan untuk meraih poin penuh," tegasnya.
Sementara itu, kapten Sylva Kalteng FC Andri Firmansyah menyoroti sejumlah keputusan wasit yang dinilainya merugikan timnya, terutama terkait pemberian penalti yang berujung gol kemenangan Persibangga.
Menurut Andri, beberapa keputusan pertandingan masih menimbulkan tanda tanya dan belum mendapatkan penjelasan yang memuaskan dari perangkat pertandingan.
"Kami datang untuk mencari kemenangan. Namun ada beberapa keputusan yang menurut kami kurang tepat. Saat saya meminta penjelasan, wasit tidak bisa memberikan jawaban yang jelas. Kami berharap Komite Wasit dapat memberikan perhatian terhadap hal ini," ungkap Andri.
Berkat kemenangan tersebut, Persibangga kini memiliki peluang besar untuk melangkah ke fase berikutnya. Pada laga kedua Grup D, Persibangga akan menghadapi Wahana FC pada Selasa (2/6/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Goentoer Darjono.
Sementara itu, Sylva Kalteng FC dijadwalkan bertemu PSPP Padang Panjang pada hari yang sama pukul 13.15 WIB. Kedua pertandingan diprediksi akan menjadi penentu persaingan di Grup D menuju babak selanjutnya.

