google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E
Gudang Alat Tulis di Purwareja Banjarnegara Terbakar, Petugas Damkar Alami Luka Saat Pemadaman google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E -->

Menu Atas

Advertisement

Link Banner

Peta Covid

Gudang Alat Tulis di Purwareja Banjarnegara Terbakar, Petugas Damkar Alami Luka Saat Pemadaman

Jumat, 02 Januari 2026


INFOPBG.COM, BANJARNEGARA - Kebakaran hebat melanda sebuah gudang toko yang menjual perlengkapan alat tulis dan olahraga di Desa Purwareja, Kabupaten Banjarnegara, pada Kamis malam (1/1/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB itu mengakibatkan kerugian puluhan juta rupiah serta menyebabkan satu petugas pemadam kebakaran mengalami luka saat bertugas.

Api pertama kali diketahui warga setelah terlihat kepulan asap tebal membumbung dari dalam gudang. Menyadari adanya potensi bahaya, warga sekitar segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran Banjarnegara.

Kasi Operasional Damkar Banjarnegara, Eli Nur Setiawan, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, api dengan cepat membesar karena di dalam gudang tersimpan banyak material yang mudah terbakar.

“Laporan kami terima sekitar pukul 22.30 WIB. Petugas langsung bergerak ke lokasi setelah mendapat informasi dari warga,” ujar Eli saat dikonfirmasi.

Untuk mengendalikan kebakaran, Damkar Banjarnegara mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran. Proses pemadaman juga mendapat bantuan satu unit mobil damkar dari Purbalingga serta satu unit mobil tangki air milik PMI Banjarnegara. Api sempat sulit dikendalikan karena merambat ke beberapa bagian bangunan gudang.

Dalam proses pemadaman tersebut, seorang petugas damkar mengalami luka di bagian tangan. Korban langsung mendapat penanganan awal dari tim PMI di lokasi kejadian sebelum dirujuk ke Puskesmas Purwareja Klampok untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta. Kerugian tersebut meliputi kerusakan bangunan gudang permanen senilai kurang lebih Rp35 juta, serta barang dagangan seperti buku, alat tulis, dan perlengkapan olahraga dengan estimasi kerugian sekitar Rp15 juta.

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari dalam gudang. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Pihak pemadam kebakaran mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan yang digunakan untuk menyimpan barang-barang mudah terbakar, guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.