INFOPBG.COM, PURBALINGGA - Penyelenggaraan Ramadan Light Festival tahun ini dibagi ke dalam dua kategori utama, yaitu kategori lomba dan kategori partisipasi.
Untuk kategori lomba, peserta berasal dari berbagai unsur. Tingkat kecamatan berpartisipasi dengan ketentuan setiap lima desa berkolaborasi membuat satu lampion. Sementara itu, jenjang pendidikan SMA/SMK/MA diwajibkan mengirimkan satu lampion dari setiap tiga sekolah. Adapun tingkat SMP/MTs, masing-masing subrayon mengirimkan dua karya lampion untuk diperlombakan.
Sedangkan pada kategori partisipasi, sejumlah unsur turut ambil bagian dalam memeriahkan acara. Di antaranya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, perguruan tinggi, puskesmas, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga perusahaan swasta dan pelaku usaha pertokoan.
Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi. Windi, warga Babakan, mengaku senang karena Ramadan Light Festival kembali digelar tahun ini. Menurutnya, desain lampion yang tematik dan kreatif menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
“Selain bisa ngabuburit, suasananya juga cocok untuk foto bersama keluarga atau teman. Buka puasa bareng di alun-alun jadi terasa lebih seru dan estetik,” ungkapnya.

