google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E
Car Free Night Purbalingga Perdana di 2026 Diikuti 110 UMKM google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E -->

Menu Atas

Advertisement

Link Banner

Peta Covid

Car Free Night Purbalingga Perdana di 2026 Diikuti 110 UMKM

Senin, 09 Februari 2026

Ruas Jl Ahmad Yani (Perempatan Davos - Pertigaan Toko Pojok) Ditutup Saat Car Free Night. Foto Infopbg.com

INFOPBG.COM, Purbalingga - Pemerintah Kabupaten Purbalingga mulai memperkenalkan konsep Car Free Night (CFN) bersamaan dengan peluncuran wajah baru Taman Kota Usman Janatin pada awal Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menghidupkan ruang publik sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari.

Peluncuran revitalisasi taman dilakukan oleh Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif. Revitalisasi tersebut bertujuan mengembalikan fungsi taman sebagai ruang publik yang lebih aktif, nyaman, dan mampu menjadi pusat kegiatan sosial masyarakat. Berbagai fasilitas baru turut dihadirkan, seperti playground, trotoar baru, area kafe, serta videotron yang dapat digunakan untuk kegiatan nonton bareng berbagai event olahraga dan hiburan. 

Dalam rangkaian peluncuran tersebut, pemerintah daerah juga menggelar Car Free Night di ruas Jalan Ahmad Yani, tepat di depan kawasan taman. Konsep ini masih dalam tahap uji coba, dengan melihat tingkat partisipasi dan antusias masyarakat sebelum nantinya dipertimbangkan menjadi agenda rutin daerah. CFN juga dirancang untuk melibatkan pelaku UMKM agar kawasan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru pada malam hari.

Sebelumnya, pemerintah daerah memang telah merencanakan penataan kawasan Taman Kota Usman Janatin agar selaras dengan program keramaian malam hari, termasuk kurasi pedagang serta kemungkinan penutupan jalan di waktu tertentu guna menciptakan ruang publik yang lebih nyaman dan tertata. 

Melalui pendekatan ini, Pemkab Purbalingga berharap distribusi pusat keramaian tidak hanya bertumpu pada satu titik kota saja. Selain meningkatkan kualitas ruang publik, kegiatan seperti Car Free Night juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan memperluas ruang interaksi masyarakat.