google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E
Jembatan Gantung Langkap Kramat Purbalingga Akhirnya Dibangun, Penantian Warga Sejak 1970-an Terwujud google-site-verification=YyoQycYeX1oqBXs24tjZgisdL-bsneSSAuvFyVbld3E -->

Menu Atas

Advertisement

Link Banner

Peta Covid

Jembatan Gantung Langkap Kramat Purbalingga Akhirnya Dibangun, Penantian Warga Sejak 1970-an Terwujud

Minggu, 10 Mei 2026


INFOPBG.COM, PURBALINGGA - Harapan masyarakat Desa Langkap, Kecamatan Kertanegara dan Desa Kramat, Kecamatan Karangmoncol akhirnya mulai menjadi kenyataan. Setelah puluhan tahun dinanti sejak era 1970-an, pembangunan Jembatan Gantung Langkap-Kramat resmi dimulai pada tahun 2026.

Jembatan yang membentang di atas Sungai Tambra tersebut digadang-gadang menjadi akses penting bagi warga di wilayah perbatasan Kecamatan Kertanegara dan Karangmoncol. Infrastruktur ini diharapkan mampu mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus membuka jalur ekonomi baru bagi desa-desa sekitar.

Proyek pembangunan jembatan itu memiliki panjang bentang sekitar 100 meter dengan lebar 1,8 meter. Selain konstruksi utama, pembangunan juga mencakup jalan pendekat di dua sisi jembatan, yakni sepanjang 100 meter dari arah Desa Kramat dan 110 meter dari sisi Desa Langkap.

Pembangunan dimulai sejak 23 April 2026 dan ditargetkan selesai pada 18 Oktober 2026. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp4,27 miliar yang bersumber dari APBN melalui Kementerian PUPR.

Anggota DPR RI Komisi V, menyebut proyek tersebut menjadi prioritas karena telah lama diperjuangkan masyarakat namun baru dapat direalisasikan tahun ini.

Menurutnya, keberadaan jembatan akan membawa dampak besar bagi kehidupan warga, terutama dalam mempercepat distribusi barang, mempermudah akses layanan kesehatan, hingga menunjang aktivitas pendidikan dan ekonomi masyarakat desa.

“Jembatan Langkap - Kramat ini sudah diusulkan cukup lama. Alhamdulillah tahun 2026 akhirnya mendapat alokasi anggaran pembangunan,” ujarnya saat sosialisasi pembangunan di Balai Desa Langkap.

Kepala Desa Kramat, Jarwani, berharap jembatan tersebut nantinya benar-benar menjadi penghubung vital bagi masyarakat Desa Kramat, Langkap, Sirau, dan wilayah sekitarnya. Ia menilai akses yang lebih mudah akan membantu meningkatkan perekonomian warga.

Sementara itu, Kepala Desa Langkap, Wahyu Wibowo mengatakan antusiasme masyarakat sangat tinggi menyambut dimulainya pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, warga telah mendambakan akses permanen yang aman dan mudah dilalui selama puluhan tahun.

“Ini bukan sekadar jembatan penghubung, tetapi jalur ekonomi masyarakat,” katanya.

Dengan dimulainya proyek ini, warga berharap konektivitas antarwilayah di bagian utara Purbalingga semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan secara lebih merata.

sumber https://banyumas.tribunnews.com/barlingmascakeb/91551/dinanti-sejak-1970-jembatan-gantung-langkapkramat-purbalingga-akhirnya-dibangun