INFOPBG.COM, PURBALINGGA - Sebuah rumah milik warga di Desa Karangtengah, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, dilalap si jago merah pada Senin (8/6/2026) pagi. Kebakaran yang terjadi saat rumah dalam keadaan kosong itu diduga dipicu korsleting listrik.
Kapolsek Kemangkon, AKP Heri Iskandar, mengatakan rumah yang terbakar merupakan milik Jajang (45), seorang petani warga RT 18 RW 9 Desa Karangtengah.
Menurutnya, saat peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, pemilik rumah sedang bekerja di sawah. Sementara itu, dua anak korban sedang beraktivitas di luar rumah, masing-masing pergi sekolah dan bekerja.
“Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang melihat kobaran api muncul dari bagian ruang tengah rumah. Saksi kemudian berteriak meminta bantuan warga sekitar,” kata AKP Heri.
Warga yang berdatangan sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Api justru dengan cepat menjalar dan menghanguskan bangunan beserta sejumlah barang berharga di dalamnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kerugian material diperkirakan mencapai Rp80 juta. Selain merusak bangunan rumah, kebakaran juga menghanguskan berbagai perabot serta satu unit sepeda motor Yamaha Vega milik korban.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan penanganan.
Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga kebakaran dipicu oleh korsleting pada instalasi listrik rumah. Percikan api yang muncul kemudian membesar dan membakar bagian dalam rumah hingga akhirnya melalap hampir seluruh bangunan.
Polisi mengimbau masyarakat untuk secara berkala memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran akibat arus pendek listrik.

